Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

DATA BOHONG Di DEBAT CAPRES

oleh: Anis Zakiyatul M. Aliansi Penulisa Rindu Islam Debat kedua calon presiden tuntas digelar pada Ahad malam, tanggal 17 februari 2019. Banyak hal yang menjadi perhatian publik mulai dari pelafalan kata unicorn, kepemilikan lahan Prabowo, dugaan penggunaan alat bantu earpiece dan pena, hingga penyampaian data yang tidak valid oleh Jokowi. Dari beberapa hal diatas yang masih hangat di perbincangkan hingga hari ini adalah transparansi data Jokowi saat debat. Mereka yang awam mungkin akan terpesona pada data-data yang disampaikan petahana untuk menguatkan jawaban dan membantah pihak lawan. Sayangnya, yang tidak diketahui mereka yang tidak paham berita adalah kebenaran dari data-data tersebut. Ada beberapa isu yang sudah disampaikan ke publik, akan tetapi datanya tidak valid. Karena fakta dilapangan bertolak belakang 180 derajat dengan data yang disajikan Jokowi pada saat debat. Mari kita ingat lagi beberapa data yang telah disampaikan Jokowi pada saat debat dan diklaim sebagai prest...

MENAGIH JANJI PEMIMPIN NEGERI

Ol eh : Anis zakiyatul mukaromah Aliansi Penulis Cinta Islam Tahun silih berganti, periode menjabat akan diakhiri, namun masih banyak janji yang belum ditepati. Wajar jika rakyat merasa dikhianati. Apalagi masih kita ingat bersama fatwa MUI yang mengharamkan memilih pemimpin ingkar janji. Hampir 4 tahun sudah rezim ini menjabat. Namun masih banyak tugas dan janji yang belum terpenuhi, mulai dari segi ekonomi, sosial, hingga politik. Misalkan dari segi sosial, presiden menjanjikan fasilitas keuangan untuk perumahan agar generasi milenials memiliki rumah sendiri. Bahkan ia mengatakan fasilitas keuangan perumahan itu disubsidi APBN sehingga memudahkan keluarga muda untuk mendapat perumahan. Padahal, melihat fakta saat ini yang lebih membutuhkan bantuan rumah adalah para korban bencana alam. Terutama yang di lombok, mereka sudah dijanjikan akan diberikan dana siap pakai untuk memperbaiki rumah mereka. Hal ini tertuang dalam Instruksi presiden Republik Indonesia (Inpres RI) nomor 5/2018 ...

Petani Ku Sayang, Petani Ku Malang

Oleh : Siti Farihatin, S.Sos (Aliansi Penulis Rindu Islam) Kementerian Perdagangan memastikan Indonesia akan kedatangan 60 ribu ton jagung impor hingga Maret 2019. Jumlah ini diperoleh setelah pemerintah memutuskan menambah impor jagung untuk kebutuhan pakan ternak sebanyak 30 ribu ton, Februari mendatang. Kabar ini dikutip dari tirto.id . Tidak hanya impor beras dan jagung, pemerintah bahkan akan mengimpor gula dengan jumlah yang sangat fantastik. Faisal Basri menyebut Indonesia duduk di urutan pertama dengan mengimpor sekitar 4,45 juta metrik ton gula selama periode 2017/2018 . Volume ini melebihi impor gula China sebesar 4,2 juta metrik ton dan AS yang mencapai 3,11 juta metrik ton. Dengan volume impor gula Indonesia ini, maka Indonesia menjadi satu-satunya negara pengimpor gula terbesar di dunia. Sungguh fantastik. Di satu sisi ada ribuan petani dari sejumlah daerah yang berunjuk rasa ke Jakarta. Mereka frustasi karena harga gula di tingkat saat ini dianggap terlalu rendah, yak...

2019, MENYONGSONG ERA PERUBAHAN SEJATI

Oleh: Ani Susilowati S. pd. Aliansi Penulis Rindu Islam Nabi Muhammad SAW bersabda, "Umat Islam itu laksana satu tubuh. Satu bagian mengokohkan bagian tubuh lainnya. Setiap tubuh mempunyai darah yang menyebabkan seseorang menjadi sehat, darah yang bersih dan baik. Apabila seseorang kekurangan darah, atau bahkan kehabisan darah, maka ia akan menjadi lemas, tidak dapat bangkit dan beraktivitas secara normal. Kehidupannya kemudian menjadi beban bagi orang lain. Demikian halnya keadaan umat Islam saat ini. Bangsa kita dalam keadaan menderita, sakit, dan lemah. Realitas kekinian menunjukkan bahwa tubuh tersebut kini tengah dilanda sakit kronis. Hampir setiap anggota tubuh mengalaminya. Tubuh umat saat ini terkoyak dan jalannya terseok-seok. Sedih, pedih, dan perih. Mungkin itulah kata-kata yang bisa mewakili ragam duka, luka, dan nestapa bangsa ini akibat musibah yang bertubi-tubi. Belum reda duka lombok akibat gempa, muncul duka baru gempa palu, muncul lagi tsunami Banten, belum la...

Divestasi Freeport adalah Jebakan Untuk Indonesia

Akhir-akhir ini ramai dibicarakan baik pemerintah maupun rakyat awam terkait divestasi saham PT Freeport yang diambil alih pemerintah melalui PT Inalum (Indonesia Asahan Aluminium)   merupakan BUMN pertama dan terbesar Indonesia yang bergerak dibidang peleburan Aluminium. Divestasi atau lawan dari investasi dalam finansial dan ekonomi,   adalah pengurangan beberapa  jenis aset baik  dalam bentuk  finansial atau barang  atau dapat juga disebut penjualan  dari bisnis  yang dimiliki perusahaan (wikipedia). Divestasi saham PT Freeport dimulai pada Desember 1991, saat Kontrak Karya II ditandatangani, yang juga berlaku untuk 30 tahun ke depan. Pada Kontrak Karya II ini, di pasal 24 mengatur jelas bahwa penambang mineral tersebut wajib melepas sahamnya ke pemerintah Indonesia selama dua tahap. Tahap pertama diberikan selama 10 tahun sejak tanda tangan kontrak KK-II dilakukan, sebesar 9,36%. Setelah itu, mulai tahun 2001, Freeport diwajibkan...

🚫FWB, TTMnya Millenials... 🚫 Sebuah Catatan untuk Mamak Zaman Now

Oleh:Eni Purwanti, ST Mamak Milenial      Hari itu mamak millenia membuka laman fb, mata tertuju pada sebuah postingan teman dengan judul yang dicetak dengan huruf kapital : FWB!      Apaan sih? Nih mamak kasih tahu ya. FWB itu kalau jaman mamak masih muda istilahnya TTM, Teman Tapi Mesra, tapi kalau FWB lebih jauh lagi. FWB itu kependekan dari Friends With Benefits, benefitsnya apaan? Biasanya ini dihubungkan dengan benefit enaena, contoh : pertemanan yang disertai dengan kontak fisik yang selayaknya dilakukan oleh pasangan suami istri, bahkan lebih, karena menerjang aturan standar agama (anal, treesome dll)      Kalo ada mamak-mamak yang baca ini mungkin pada syok. Yah sudah semestinya. Karena kita mamak-mamak punya anak gadis maupun bujangan yang harus kita awasi, keep on eye.      Saat menelusuri gambar-gambar di postingan itu berlanjut dengan membuka akun IG seorang perempuan muda (Remaja?) yang me...

WANTED: PEMIMPIN QUR'ANI

oleh : Siti Rodlika Musyafa'ah S. Psi. Alumni Universitas Muhammadiyah Gresik Beberapa waktu lalu, Ikatan Dai Aceh mengundang dua kandidat calon Presiden RI untuk uji baca Al Quran. "Tes baca Al Quran bagi seorang calon pemimpin yang beragama Islam sangat wajar dan sangat demokratis. Justru publik makin tahu kualitas calonnya," ujar Ridlwan Habib peneliti radikalisme dan gerakan Islam di Jakarta. ( tribunnews.com ) "Kami akan mengundang kedua pasangan calon untuk mengikuti uji mampu membaca Alquran. Tes membaca Al Quran, Surat Al-Fatihah dan surat pendek lainnya akan dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh pada tanggal 15 Januari 2019," kata Ketua Dewan Ikatan Dai Aceh Tgk Marsyuddin ( merdeka.com ). Wacana tes baca Al Qur'an bagi calon pemimpin negara ini terus bergulir. Di tahun 2019 akan ada penentuan siapa yang akan menjadi pemimpin Indonesia berikutnya. Yang diharapkan adalah pemimpin yang akan membawa kesejahteraan Indonesia. Akankah t...